Me doing this..


Kusapu debu  di kaca dari bingkai foto itu
Dan perlahan foto di baliknyapun mulai tampak meski sudah usang dimakan waktu
Kemudian aku tiba-tiba meneteskan air mata
Mungkin ini air mata rindu yang terjatuh saat melihat foto itu

Senyuman yang tak pernah berubah,
Senyuman itu yang selalu dihadirkan setiap waktu di hadapanku
Meski terkadang aku menolak pintanya
Meski terkadang masalah menaunginya
Tapi senyum itu tetap diberikannya padaku

Pelukan hangat itupun selalu ada,
Pelukan hangat yang menjagaku saat aku merasakan dinginnya dunia
Pelukan hangat yang selalu setia menyambutku setiap kali bertemu
Dan pelukan hangat yang menenangkanku saat aku terlelap dalam sedihku

Apa kalian bertanya-tanya ini tentang siapa?
Ini tentang ayah ibuku ….

Ayah dan Ibuku..
Dua orang terbaik dalam hidupku yang selalu memberikan senyuman dan pelukan hangat..

Ayah..Ibu..
Terkadang aku membisu saat ingin berucap terimakasih pada kalian,
Aku membisu bukan karena tak ingin berucap,
Tapi aku membisu karena aku tau bibirku ini tak akan sanggup mengucapkan berapa banyak ucapan terimakasih ku kepada kalian

Ayah..Ibu..
Terkadang aku lupa berapa banyak jasa yang telah kalian berikan padaku
Aku lupa bukan berarti aku tak ingat jasa kalian,
Tapi aku tak sanggup lagi mengingat berapa jumlah angka yang dapat menunjukkan jumlah jasa kalian kepadaku

Ayah..Ibu..
Maafkan aku jika masih ada tindakanku yang membuat kalian kembali menitikkan air mata kalian
Tak pernah sedikitpun terlintas di kepalaku membuat kalian menangis karenaku
Aku selalu berjanji pada diriku sendiri untuk selalu berusaha membuat kalian tersenyum

Foto itu memang sudah usang dimakan waktu,
tapi foto kalian di hatiku tak akan pernah usang dimakan waktu

Iklan

Ramadhan..
Bulan yang penuh Rahmat..
Bulan yang suci..
Dan bulan yang bertaburan pahala…

Untuk kesekian kalinya saya bersyukur masih dapat dipertemukan dengan bulan ini..
Oleh karena itu, izinkan saya untuk mengirimkan sebait pinta seorang hamba kepada Sang Khalik..

Ya Rabb, di bulan penuh nikmat ini..
Limpahkan Rahmat-Mu kepada kami…
Bantu kami men-sucikan kembali diri kami yang berlumur dosa..
Dan karuniakanlah pahala yang berlipat atas semua amalan kami..

Amin Ya Robbal Alamin…

Hidup itu pilihan..

Kalimat yang umum didengar

Kalimat yang mudah diucapkan

 

Namun setiap pilihan itu tidak umum

Dan setiap pilihan pun bukan sesuatu yang mudah

 

Setiap pilihan memiliki perjalanannya masing-masing

Sulit melangkah bisa menjadi awalnya

Kemudian menemukan kerikil dalam perjalanannya pun juga bukan hal yang tabu

Pada akhirnya yakinlah setiap pilihan yang kita ambil akan berujung indah dengan caranya masing-masing

 

Karena Tuhan menciptakan pilihan bukan untuk mempersulit kita

Tapi Tuhan memberi kita sedikit waktu agar kita berusaha dan berkorban dengan pilihan itu sebelum semua akan berakhir indah pada waktunya

Setelah ditilik,,diulang-aling,,dipikir-pikir,,ditimang-timang,,dan dikulak-kulik akhirnya saiah jatuh cinta sama kamera LOMO yang katanya suka nongolin hasil yang ajaib-ajaib.

Apa itu kamera LOMO ? Hmm..pada baca disini ajah yah http://www.lomography.com

Ujung-ujungnya inilah kamera LOMO yang dibeli dengan alasan berdasarkan kemampuan saiah yang minim maka saiah gak berani beli yang mahal-mahal banget …Eng ing eeeengggg ….

Dan,,hasil dari jeprat jepret di seluruh penjuru arah yang kejepret bersama anju menghasilkan hasil seperti iniiiii….jreeeeeeeeeennggggg ….

Yappp dan hasil-hasil ini bikin orang makin penasaran pengen ngehasilin foto yang baik dan benar…Mari kita berjeprat jepret ria lagiiii….=)

Kejutan kecil telah kusiapkan untukmu hari ini

Tapi mungkin aku tak dapat membawakan sebuah kado untukmu

Aku hanya membawa diriku dan mereka

Mereka yang kita sebut keluarga kedua kita

Mereka yang selalu ada di saat suka dan duka kita

Mereka yang membantu kita untuk selalu terus saling mengingatkan

Mereka yang bisa membuat gelak tawa atau bahkan derai tangis ketika kita berkumpul

Mereka yang bersedia memberikan waktunya untuk menemaniku memberikan kejutan kecil ini di tengah kesibukan mereka

Aku memang tidak membawakanmu sebuah kado

Tapi aku datang bersama mereka

Mereka yang tidak bisa dinilai harganya

Mereka sahabat-sahabat terbaik kita

Dan kita semua berkumpul disini untuk memberikanmu sedikit kejutan
Kejutan kecil
Kejutan di penghujung hari lahirmu
Kejutan yang semoga dapat melengkapi senyuman kebahagiaanmu hari ini
Kejutan yang disertai dengan teriakan

Selamat Ulang Tahuuuuuuun ….

Hari itu tidak seperti hari selasa yang seperti biasanya. Hari itu menjadi hari selasa yang spesial karena hari ini dipenuhi oleh banyak senyuman. Senyummu, senyumnya, senyumku, senyum kita semua…:) *kok jadi kayak iklan ya..:D

Kembali pada si topik

Yap..topik hari ini adalah senyum. Hari ini saya niatkan untuk pergi ke RSUD terdekat untuk mengurus surat kesehatan dan segala macamnya yang saya butuhkan untuk memenuhi salahsatu persyaratan cpns yang mungkin tidak perlu saya sebutkan.

Perjalanan saya kali ini dimulai dengan niat untuk keluar dari  ruangan ber-AC dan harus berjuang untuk mencari angkutan umum menuju RSUD terdekat. Kenapa saya menyebutnya berjuang? Karena niat untuk keluar dari ruangan ini merupakan hal tersulit yang akan saya lakukan hari ini. Menatap matahari yang berjuang amat keras menyinari bumi kita inipun membuat saya ikut berjuang keras melawan semua rasa malas untuk beranjak dari tempat ber-AC yang sangat nyaman ini.”Harus pergi sekarang!!”, ucapku menyemangati diri sendiri dalam hati. Saya mulai beranjak dari kursi, menyeret badan keluar gedung sambil menyapa matahari yang bersinar sangat terik.

Perjalanan menuju RSUD itu terasa cukup mengeluarkan beberapa kalori di badan ini karena suasana di dalam angkutan umum ini terasa seperti suasana di dalam sauna. Setengah jam berlalu dan akhirnya sampailah saya di RSUD itu. Setelah turun dari angkutan itu, saya merasa seperti anak hilang disini. Di tengah keramaian lalu lalang orang-orang saya celingukan mencari petunjuk dimana saya bisa mendapatkan surat tanda sehat itu. Kalau di dongeng-dongeng pahlawan seorang putri bisa diandaikan seperti pangeran berkuda putih, maka disini seorang satpam sudah menjelma bagaikan seorang pangeran berkuda putih di mata saya. Dengan keringat yang masih terus mengucur, sayapun menghampiri si pangeran..eh si satpam maksudnya..Dan ia memberikan petunjuk jalan seperti ini,”Mbak lurus aja..nanti ke kanan terus masih lurus..abis itu ke kanan..terus ke kiri..lurus dikit..ke kiri lagi..nanti ada loket 8 disana..” Waktu itu rasanya saya ingin menggambar petunjuk bapak itu, tapi apa daya kertaspun tak saya bawa, dan akhirnya saya terus berjalan sambil berbekalkan satu pesan dalam hati,”Malu bertanya sesat di jalan..daripada sesat di rumah sakit gini malah nyasar kemana-mana..mending nanya melulu deh..” 😀

Saya sudah berusaha sekuat tenaga mengingat petunjuk tadi, tapi entah kenapa loket 8 itu masih abstrak keberadaannya. Saya ingat kok bentuk angka 8 bagaimana, dan saya yakin belum melihat loket itu. Lelah itupun mulai saya rasakan. Saya benar-benar tersesat disini. Kembali saya menanyakan hal yang sama ke salahsatu suster yang melewati saya. Dan perjalanan saya yang melelahkan itupun mulai tak terasa melelahkan darisini, ketika saya bertanya arah jalan dan susternya dengan ramah menjelaskan sambil tersenyum. Ah..andai saya bisa memunculkan jempol seperti yang biasa tampil di facebook maka saya akan memberikan jempol saya sambil berkata LIKE THIS kepada suster itu..:)

Satu senyuman hari ini dan bisa membuatku sedikit melupakan lelahku. Kembali kususuri koridor-koridor itu dan akhirnya saya kembali tersesat..:(( Lagi-lagi saya bertanya kepada suster yang lewat sambil mengharapkan senyuman yang sama. Eh tapi saya berhenti berharap karena dia hanya menjelaskan,”Ke Loket 8 ajah mbak..” dan tanpa babibu dia langsung berjalan kembali. Dan saya?Terpaku, makin bingung. Tapi setelah itu saya pantang menyerah dan mencari tempat terdekat untuk bertanya. Alhamdulillah, di tempat itu saya lagi-lagi disuguhkan senyuman 🙂

Perjuangan saya menemukan loket 8 pun berakhir dan akhirnya saya mendapatkan kejelasan nasib untuk proses-proses selanjutnya. Dan kalian tau apa? Mulai dari pendaftaran, proses pemeriksaan tensi, berat badan, buta warna, pemeriksaan dokter, sampai ke fotokopi untuk legalisir surat sehat semuanya dihiasi oleh senyum dan keramahan mereka. Sampai akhirnya selesai sudahlah perjuangan pencarian surat sehat saya hari ini. Saatnya kembali ke ruang AC itu.

Saat saya berjalan kembali mencari angkutan saya baru merasakan ternyata badan saya sudah mengeluarkan keringat lebih dari sauna semalam..*lebay:D Tapi lelah itu sama sekali tak terasa. Ketika saya coba berfikir ulang lagi, saya baru menyadari ketika semua yang kita kerjakan itu dilakukan dengan ikhlas dan dengan ditemani senyuman kita serta senyuman di sekeliling kita, maka semuanya akan terasa lebih ringan. 🙂

Satu pesan saya hari ini
Tersenyumlah sebanyak-banyaknya hari ini dengan ikhlas, karena senyuman merupakan salah satu kepingan puzzle untuk menyempurnakan setiap hari-harimu dan orang-orang disekitarmu
P.S : Yang baca postingan ini doain saya lulus ya di cpns yang saya perjuangkan ini..:D

Saat azan berkumandang kubentangkan kain sajadah itu

Di atas sajadah itu tempatku mengadu padaMu
Di atas sajadah itu tempatku mengabdi padaMu dalam solatku
Di atas sajadah itu tempatku memohon maaf padaMu
Di atas sajadah itu tempatku bersujud mengucap syukur atas semua Rahmat-Mu
Di atas sajadah itu tempatku meluapkan semua doa-doaku padaMu
Bahkan sajadah itu pulalah yang menjadi saksi saat aku menangis menyampaikan rinduku pada-Mu

Ya Allah semoga sajadahku tidak hanya sebatas kain yang terbentang di hadapanku ini
Ya Allah tolong bantu aku menjadikan perjalanan panjang hidupku ini selalu sebagai sajadahku

Agar aku bisa terus selalu mengadu padaMu
Agar aku bisa terus selalu mengabdi padaMu
Agar aku bisa terus selalu meminta maafMu
Agar aku bisa terus selalu mengucap syukur padaMu
Agar aku bisa terus selalu mengucapkan doa-doaku padaMu
Dan agar aku bisa terus selalu menyampaikan salam rinduku padaMu
Tanpa harus menunggu azan berkumandang dan membentangkan kain sajadah ini kembali

Laman Berikutnya »