Aku terjatuh disini

Ingin rasanya aku menemukan satu titik terang itu di depan sana

Dan ketika kutemukan titik itu, ingin rasanya aku berlari menuju kesana

Tapi kakiku kaku

Aku mencoba menggerakkannya dan tetap tak bisa

Bagaimana cara aku menemukannya jika aku hanya terjatuh diam disini

Hei aku butuh seseorang untuk membantuku

Aku butuh seseorang untuk menuntunku

Aku butuh seseorang untuk menggenggam tanganku menuntunku kesana

Tapi apa yang bisa aku lakukan?

Aku hanya bisa disini menunggu

Aku menunggu tangan itu mengenggam tanganku dan menuntunku kesana

Tanganmukah yang akan menggenggamnya?

Kulihat kebelakang, ada sesosok bayangan yang menghampiriku

Apa itu kamu?

Kucoba mencari garis yang membentuk wajah dari bayangan itu

Tapi semua masih semu, tak jelas dan gelap

Aku tertunduk dan berharap

Berharap garis wajah itu membentuk wajah yang selama ini berputar di kepalaku

Membentuk garis wajahmu

Ya itu harapanku
Harapanku yang sama seperti aku berharap tangan yang akan menggenggamku itu adalah tanganmu
Harapanku yang sama seperti aku berharap tangan yang akan menuntunku itu adalah tanganmu
Harapanku yang sama seperti aku berharap tangan yang akan membantuku ketika ku terjatuh itu adalah tanganmu

Tapi jika takdir berkata lain?
jika garis wajah itu tak membentuk wajahmu?
Jika bukan tanganmu yang menggengamku?
Jika bukan tanganmu yang menuntunku?
Jika bukan tanganmu yang membantuku?

Ah sungguh aku tak pandai berandai-andai jika aku harus membayangkan bukan kamu yang disisiku

Karena jika bukan kamu yang di sisiku mungkin imajiku akan melayang dan menghilang bersamamu

Saat ini aku hanya ingin berharap dan berandai itu dirimu

Tapi jika bukan?

Biarkan Tuhan menjalankan peran terbaik-Nya untukku

Yang jelas aku tetap disini menunggu

Menunggu seseorang menggenggam tanganku dan berjalan mencari menuju titik itu berdampingan

Titik terang yang dapat menyempurnakan setengah agama kita

Iklan