Juni 2010


Kusapa kamu

Dan kamu tetap dalam diammu

Aku sudah terbiasa dengan semua sikap diammu ini

Kamu mencoba menunjukkan senyum terbaikmu

Tapi kali ini berbeda

Wajahmu pucat dan menahan sakit

Dan diammu kali ini cukup membuatku khawatir

Aku mungkin bukan dokter yang bisa menyembuhkan sakitmu

Tapi semoga kedatanganku bisa membantu sedikit mengurangi sakitmu

Cepatlah sehat dan kembangkan lagi senyum terbaikmu itu ­čÖé

Boleh aku mengucap kata rindu ini untukmu?Rindu yang sudah sejak lama ingin kuungkapkan. Rindu yang mungkin sudah menahun. Rindu sejak kita tak pernah berbagi cerita. Dan bahkan rindu pada tawa ringanmu setiapkali kamu menyapaku dengan panggilan yang berubah-ubah setiap harinya.

Aku Rindu Kamu!

Susunan kata ini pernah sulit kuucapkan ketika aku dulu masih menyusun kata cinta untukmu. Ketika hatiku ini masih dipenuhi oleh namamu dan ketika bayangmupun selalu hadir dalam lelap tidurku.

Hingga akhirnya kamu sendiri yang menghapus semuanya. Kamu menghapusnya ketika aku belum selesai menyusun untaian kata cinta itu untukmu. Bahkan sebelum kita mencoba merangkai kata itu bersama.

Aku akui tak semudah itu aku menghapus semuanya. Mungkin lebih tepatnya tak semudah kamu yang menghapuskanku. Dan tak semudah itu pula aku mendefinisikan arti kata rindu ini.

Kemudian datang dia, yang perlahan mengajarkanku menyusun kembali kata cinta itu. Ternyata lisanku bahkan hatikupun tak dapat menolaknya. Dia tak hanya membantuku menyusun kata itu saja, tapi iapun membantuku mendefinisikan kembali kata rindu ini. Satu kata dengan arti yang berbeda saat kuucapkan untukmu dan untuknya.

Sekarang setelah aku dapat mendefinisikan rindu ini maka akan kuungkapkan kata ini padamu tanpa ragu..

Aku Rindu Kamu!
Untaian kata yang sama dengan getaran rasa yang berbeda

Aku yang terus berdiri disini

Aku terus menjaganya

Aku terus mempertahankan semuanya

Dari sini aku melihatmu

Kamupun berdiri disana

Kamupun menjaganya

Tapi terkadang kamu lengah

Terkadang kamu mengabaikannya

Bahkan terkadang kamu sempat berpaling

Kamu sempat berpaling ketika ada yang menarik di luar sana

Dan apa kamu tau?

Ketika kamu mengabaikannya, aku sempat terjatuh, aku terluka

Aku tak dapat mempertahankan ini semua sendirian, aku butuh kamu

Jika dulu kamu pernah sempat berpaling maka sekarang aku meminta izinmu

Tidak..aku tidak akan berpaling

Aku hanya butuh waktu sejenak untuk beristirahat

Aku hanya butuh tangan yang tetap menggenggamku ketika aku berfikir aku akan meninggalkan semua

Dan sekarang aku hanya butuh pundak untuk tempatku menangis

Tolong izinkan aku beristirahat sejenak

Aku lelah dengan semuanya

Dan mungkin ini waktu yang tepat untuk membuktikan apakah kamu akan tetap berdiri dan menjaga apa yang mereka sebut “KITA” ketika aku lelah akan semuanya

Jangan paksa aku untuk menunjukkan wajahku sekarang

Jangan paksa aku untuk berbicara denganmu sekarang

Jangan paksa aku untuk memberikan hatiku untukmu sekarang

Karena

Sekarang wajahku ini terlalu sembab untuk kau lihat
Wajahku terlalu banyak disentuh oleh airmata perih itu semalam

Sekarang suaraku ini terlalu parau untuk kau dengar
Pita suaraku terlalu lelah bekerja keras mengiringi tangisanku semalam

Sekarang hatikupun sedang dihiasi banyak luka
Dan ini karenamu yang lagi-lagi lengah menjaga hatiku

Jadi sekarang biarkan aku bersembunyi disini menyembunyikan wajah, suara dan hatiku

Aku ingin perihku ini tak terlihat, tak terdengar bahkan tak terasa olehmu

Karena aku khawatir, ketika kamu melihat ini aku takut kamupun akan ikut terluka karena perihku ini

Kejutan kecil telah kusiapkan untukmu hari ini

Tapi mungkin aku tak dapat membawakan sebuah kado untukmu

Aku hanya membawa diriku dan mereka

Mereka yang kita sebut keluarga kedua kita

Mereka yang selalu ada di saat suka dan duka kita

Mereka yang membantu kita untuk selalu terus saling mengingatkan

Mereka yang bisa membuat gelak tawa atau bahkan derai tangis ketika kita berkumpul

Mereka yang bersedia memberikan waktunya untuk menemaniku memberikan kejutan kecil ini di tengah kesibukan mereka

Aku memang tidak membawakanmu sebuah kado

Tapi aku datang bersama mereka

Mereka yang tidak bisa dinilai harganya

Mereka sahabat-sahabat terbaik kita

Dan kita semua berkumpul disini untuk memberikanmu sedikit kejutan
Kejutan kecil
Kejutan di penghujung hari lahirmu
Kejutan yang semoga dapat melengkapi senyuman kebahagiaanmu hari ini
Kejutan yang disertai dengan teriakan

Selamat Ulang Tahuuuuuuun ….

Rasa Ini
Iya aku tau ini adalah rindu
Rindu akan senyuman yang menghangatkan hariku

Rasa Ini
Iya aku tau ini adalah peduli
Peduli akan bahagia ataupun sedih yang kau rasakan

Rasa Ini
Iya aku tau ini adalah nyaman
Kenyamanan yang tetap ada selama kita bersama meski hanya dalam diam

Rasa Ini
Iya akupun tau ini adalah cinta
Cinta yang tak perlu aku deskripsikan tapi cukup aku rasakan

Apa kamu masih merasakan rasa ini?
Rasa yang sama seperti yang aku rasakan?
Aku tak dapat membaca fikiranmu ataupun hatimu
Tapi aku hanya bisa berdoa dan berharap

Semoga Sang Maha Pembolak balik hati masih menjaga semua rasa itu di hatimu untukku

Jadi kalo suka ama tulisan orang, bisa kita tetap pajang di blog kita tanpa menghilangkan nama sang penulisnya kan???:D

We All Like┬áto┬áReblog Have you ever come across a blog post that you enjoyed so much you wanted to easily share it with the readers of your own blog? Sure, you can copy and paste the link and perhaps even a snippet of text with your own comments, but overall it's not a particularly enjoyable experience. We wanted to change this and make sharing other posts with your readers as easy as posting to your blog. Today we're introducing a new like and reblog feature enabled … Read More

via WordPress.com News

Laman Berikutnya »