Asa itu masih ada saat aku melihatmu disana

Kamu terlihat menawan dalam balutan baju daerah itu

Disana kamu terus melukiskan senyuman itu di wajahmu

Dan rinduku padamupun makin membuncah saat kutatap senyummu itu

Tiba-tiba mata kita beradu pandang, kamu menatapku dengan sinaran mata yang sendu

Seketika sinaran senyuman di wajahmu mulai memudar, dan matamu berbicara tentang sesuatu

Sesuatu tentang kita, sesuatu yang kita sebut cinta

Cinta itu dulu selalu kau berikan untukku

Cinta itu dulu selalu sabar menantiku

Cinta itu dulu selalu setia menemani dalam sakitku

Cinta itu dulu selalu ikut bernyanyi saat kau nyanyikan kerinduanmu padaku

Dan saat cintamu itu mulai lelah menantiku, cintanyalah yang datang untuk menemani dalam lelahmu itu

Sehingga saat cintaku ingin kuberikan untukmu, aku terlambat

Ternyata cintanya telah lebih dulu kau terima

Meskipun cintamu itu masih ada untukku, cintaku ini disebut cinta yang terlambat

Terlambat karena cintamu dan cintanya telah bersanding di atas panggung megah itu

Aku kaku dan rapuh melihatmu dan dirinya disana tapi tolong hapus tatapanmu yang sendu itu

Tersenyumlah dan biarkan aku menyimpan segumpal asa dan sebuncah rindu itu dalam hatiku saja

Karena tak selamanya cinta itu harus saling memiliki

ps:made by request from my bestfriend…

Iklan