Malam ini bulan bertanya pada Tuhan, “Tuhan..kapankah aku bisa menyapa bumi?

Tuhan menjawab “Malam ini kau bisa menyapa bumi..

Lalu tiba-tiba hujan menghampiri Tuhan dan ikut bertanya,”Tuhan..jika bulan bisa menyapa bumi setelah dia bertanya kepadaMu, bolehkah aku ikut menyapa bumi juga sekarang setelah aku bertanya pada Mu?

Tuhan menjawab “Baiklah..sekarang kau boleh juga menyapa bumi..

Dan hujan pun tersenyum senang..

Dari kejauhan matahari melihat dan merasa iri,..
akhirnya ia-pun memutuskan untuk bertanya juga..
Tuhan..berarti sekarang giliranku ya yang menyapa bumi?

Sebelum Tuhan menjawab, matahari yakin Tuhan akan menjawab “Iya” maka iapun bersorak senang dan siap untuk menyapa bumi..

Tapi tiba-tiba Tuhan berkata “Jangan…bukan sekarang waktunya..kau tidak bisa menyapa bumi saat ini..

Mataharipun kecewa dan bertanya,”Kenapa Tuhan?bukankah malam ini engkau mengijinkan bulan menyapa bumi setelah ia bertanya?dan bukankah begitu pula yang terjadi pada hujan?tapi kenapa Kau tidak mengijinkan aku?

Tuhan kemudian tersenyum dan menjawab “Percayalah..kamu akan mempunyai waktumu sendiri untuk menyapa bumi..

Mataharipun makin penasaran dan bertanya “Iya..tapi kapan waktu itu tiba Tuhan?

Tuhan pun menjawab “Setelah ini,,,setelah hujan dan bulan..kamu akan mempunyai waktumu sendiri untuk menyapa bumi..Besok setelah bulan dan hujan kembali menyembunyikan dirinya, kamu akan menyapa bumi..menyapanya dengan sinarmu yang paling terang dan membuat bumi semakin berwarna..Percayalah esok adalah waktu yang tepat untukmu menyapanya

Matahari kembali tersenyum dan berkata “Baiklah..aku percaya pada Mu..Engkau pasti akan memberikanku waktu yang tepat untuk menyapanya…

Di bawah sana, bumi terus menunggu matahari untuk menyapanya…tapi di atas sana tanpa bumi ketahui Tuhan sudah menyiapkan waktu yang tepat untuk matahari menyapanya….=)

Kembali Ke HOME

Iklan